Aku Menari Diatas Makam Orangtuaku

Tulisan ini merupakan tugas saat saya MPLS di bangku SMA. sekaligus pernah di terbitkan di buku kumpulan cerpen saat saya duduk di kelas 11 SMA. Ditulis 20 Juli 2016

Hanif Ibrahim

 

Perlukah sampai kekalian kisahku ini ?, kisah yang kelam, kisah yang menceritakan kehidupan yang kujalani, aku menulis ini atas dasar penyesalanku panjang dimalan sunyi dan rasa malu yang besar di siang hari.maaf bila Bahasa yang aku gunakan tidak pantas  dengan kalian tapi ini berdasarkan kisah nyata hidupku. sungguh bukan kehendakku menjalani kisah ini, semoga kalian mendapat pelajaran dari kisah ini

 

Namaku Novi aku berusia sekitar 15 tahun, tinggal di sudut kota Surabaya, kata orang tempat yang aku tinggali termasuk daerah tidak layak anak. Memang banyak lelaki berhidung belang mengunjungi tempat ini dimalam hari, menyusuri daerah ini semakin larut akan semakin ramai dengan lalu lalang orang bau alcohol dan asap rokok dimana mana, ditemani dengan lampu remang remang di pojok, dengan lagu dangdut dengan tempo cepat yang diputar keras keras. Banyak juga wanita yang mengunakan pakaian serba minim yang .maaf. menjajakan diri nya bila kalian berkunjung ketempatku, dari tempatku kalian bisa menebak dimana aku tinggal ?.

Aku  bekerja pada orang yang aku panggil “Mami” yang juga , dia berusia sekitar 50an.aku bekerja padanya sebagai balas budi atas tindakanya dulu.tindakan apa ?, kalian baca saja kisahku. setiap hari aku harus menyetor sejumlah uang kepadanya setelah uang itu aku kurangi kebutuhan sehari-hari dan biaya sewa wisma. Aku sebenarnya tidak menyukai kondisi ku saat ini, aku ingin pergi, jauh dari kondisi ini

Aku beberapa kali melakukon percobaan kabur dari tempat ini, salah satu kejadian yang aku ingat aku tertangkap ketika sudah berlari hingga ujung gang. Ada salah satu warga sekitar melaporkan pada mami. Seketika itu mami memarahiku dan memotong uang harianku, aku benci dengan mami

Aku tidak kenal banyak tentang mami yang aku tahu dia ditinggal mati oleh suaminya dengan belum sempat memiliki anak, sorot matanya tajam sepertinya ia menyembunyikan sesuatu dari masa lalu nya ditambah ia selalu hemat bicara menambah kesan misterius nya. Di jarinya  nya seringkali terselip rokok. Di lengan kananya tergambar tato mawar sudah pudar, aku menyimpulkan ia memiliki nya sejak muda, dan pecah seiring bertambahnya ukuran lengan

Siapkah kalian membaca kisahku. Simpan dulu air mata kalian.

 

Pojok

Aku hanya wanita kecil

Tak tahu luasnya dunia

Simpan saja pertanyaan itu

Aku ingin bebas

Dan terdekam disini.

 

 

2 Tahun sebelumnya

Aku senang belajar matematika , aku termasuk anak yang menduduki rangking atas dikelas, sering kali aku diminta bantuan oleh temanku aku menagajar mereka dengan senang gembira, aku juga pandai dalam hal non akademik sejak SD aku seringkali mewakili sekolah untuk lomba maupun festival menyanyi.

Banyak soal – pelajaran aku lalap habis,aku pun senang bila bisa membatu teman dalam mengerjakan soal pelajaran, ada yang namanya meli. Teman sebangkuku, sejak dari kelas 1 ia selalu memuji kepintaranku, tapi aku yakin sepertinya ia melakukan itu karena ingin mendapat pengajaran dari aku. Aku tidak mempermaslahkannya, hal serupa juga dilakukan oleh teman teman sekelasku.Aku sangat senang karena dapat membantu banyak orang

Suatu ketika ualangan berlangsung aku dapat mengerjakan dengan baik dan benar, ketika hasil dibagikan aku sangat kaget karena mendapat nilai 100. Wow keren kan, sedangkan teman ku yang lainhanya mendapat nilai 80 mereka tidak kaget,kan aku pintar hehe

Ada seorang teman yang bertanya kepadaku mengapa aku selalu pintar ?. yaku aku jawab dengan mudahnya,belajar. Aku memang suka belajar, pagi siang malam, dari detik, menit waktu jam hari bulan hingga tahun aku belajar. Kalau mau belajar bareng ya ayoo kan kita masuk bareng lulus juga bareng,nilai itu merupakan bonus bilai kita belajar dengan giat

“oh gitu ya” kata temanku sambal mantuk mantuk.aku tidak yakin ia mendengarkan hinga tahu artinya atau hanya asal masuk telinga.kemudian ia bertanya lagi kepadaku mengapa aku tidak capai ketika belajara apa rahasia nya. Ya aku jawab niat dan semangat, kalau gak niat meskipun semnagat mungkin kita akan kehabisan tenaga tanpa mendapat hasil yang maksimal. Kan rugi. Begitu pula dengan niat tanapa semangat ibarat mesin yang sudah diisi penuh oleh bensin tapi tidak dinyalakan. Jalan ditempat

Aku melanjutkan perkataan ku, kita ini anak muda calon pemimpin bangsa. Ituloh salah satu sekolah negeri didaerah tengah kota Surabaya punya lagu “Kami Pemimpin Bangsa” kan keren, tapi saying nya itu adalah sekolah menangah atas sedangkan ,kami adalah siswa sekolah dasar. Berarti menrurut tafsiranku kita memiliki ksempatan yang sama kan untuk berskolah disana ya suah lah aku ingin menjadi siswa sekolah sana

Kau tahu kan bagaimana rasanya memiliki keinginan, pasti kan mebuat hati berdebar debar. Dagdi dug, yaudah deh akum au ke kantin dulu mau beli sosis franfurt nya pak man, katanya enak banget, aku sih jarang ke kantin ibuku yang masak enak looh masakan ibuku.tapi saying banget hari ini ia tidak masak bangun kesiangan,tidak apalah yang penting aku dapat uang saku tambahan hari ini, hehe

Sesampainya di kantin sudah banyak orang yang membeli maklum istirahat kali ini cukup pendek hanya 15 menit. Aku awalnya bingung mencari kedai pak man, yang mana kedai pak man. Lagi semua stand mirip lagi.hmm bau masakan nya enak semua sepertinya kau tergoda untuk mencicipi semua masakan,tapi ingat kata buku #stay focus, ealah sok pakai hastag ditambah Bahasa inggris lagi.daripada banyak cerita lebih baik tanya aja sama temen, kebetulan dada reno lewat. Cowok paling popoler disekolah. Aku muali bertanya meanyakan letak kedai pak man. Dia hanya menunujuk saja ke bagian paling ujung dari kantin. Ohh dasar cowok hemat bicara, gak kayak aku yang bicara seenaknya saja kadang berbicara layak nya orang dewasa, namun coba liahat gaya bicara ku sekarang seperti anak gaul Jakarta bukan.

Aku jalan menuju bagian paling ujung dari kantin.ufff ternyata berat juga ya apalagi kantin dekat dengan kamar mandi sehingga bau nya tercampur tapi aku curiga ini bukan hanya bau kamar mandi tapi juga bau anak cowok yang keringatan habis olahraga.hiii

Sesampainya di kedai Pak Man, aku harus mengantri cukup lama karena ada banyak orang yang ingin mencicipi menu baru di kantin yaitu sosis frakfurt.menurut teman teman sih harganya cukup menusuk di kantong, meminjam istilah abang mahasiswa. Menurutku sih dari bentuk fisik makananya cukup menggoda dengan taburan keju dan serpihan ikan hmmm membuat perut ini bergoyang ala goyang dumang

Antrian mulai berkurang satu persatu anak anak mulai membawa sosis keluar kedai, sebenarnya ku ingin segera mencicipi nya tapi aku kan anak berkelas jadi enggan untuk meminta. Tak apalah kalau lapar kan memang disediakan waktu istirahat untuk makan.jalan dengan lambat ketika aku sudah didepan kedai dan ditanyakan oleh pak man, “mau beli apa neng ?’ ya au jawab sosis Frankfurt satu gak pakai lama dengan taburan keju dan saus mayones diatas nya. Ia kemudan menggorng kan sosis menambah kan keju dan memberikan kepadaku dan aku mengatinya dengan uang lima puluh ribuan berubah menjadi uang warna hijau alias dua puluh ribuan saja, jadi harga seporsi sosis adalah tiga puluh ribu, untung aku diberi uang saku setiap hari dan tidak pernah merasakan bagaimana pahit nya akhir bulan

Sepulang sekolah aku mengikuti berbagagai jenis les. Piano les berenang, les matematika dan lain sebagainya. Hari ini adalah jadwal ku les piano di basic music school, tempat nya tidak jauh dari sekolahan hanya dua menit berjalan kaki. Pelajaran nya adalah pelemasan dari jari tangan, aku memang tidak meiliki piano diorumah hanSepulang sekolah aku mengikuti berbagagai jenis les. Piano les berenang, les matematika dan lain sebagainya. Hari ini adalah jadwal ku les piano di basic music school, tempat nya tidak jauh dari sekolahan hanya dua menit berjalan kaki. Pelajaran nya adalah pelemasan dari jari tangan, aku memang tidak meiliki piano diorumah hana iseng saja mengikuti kegiatan ini eh tak disangka aku mendapat juara saat mengikuti kejuaran pertama cukup bergengsi lagi aku mendapat emas. Akhirnya ya keterusan deh sampai sekarang , dulu aku tidak memiliki minat di music namun setalah agak lama berlatih aku cukup jago. Jadi jangan lelah untuk berlatih ya guys.

Jari jari ku menari diatas tuts hitam dan putih suara besi pun berdenting. Aku merasakan ketika mendengarkan music suasana dunia berubah seakang duni menyadi sangat menyenangkan. Yang awal nya murung menjadi bahagia, yang sedih menjadi bahagia. Memang luar bisas kekuatan dari music untuk jiwa.

Besok nya aku mengikuti les renang kalu les nya yang ini tempat nya agak jauh dari sekolah maupun rumah aku cukup niat dala mengikuti les ini meskipun aku tidak pernah pernah menang dalam keujuaraan, mengikuti saja tidak pernah bagaimana bisa menang, menurutku mengikuti reang sangat menyehatkan  kita akan berlatih pernapasan otot lengan, dada maupun kaki. Kita juga akan awet muda bila rutin berenang.

Aku saat ini telah sampai di kolam reang aku langsung menuju kamar ganti untuk menggati pakaian seragam dengan baju renang. Tidak sembara baju, yang digunakan adlah jenis kain yang mampu untuk menahan air. Setelah berganti pakai reang aku melakukan pemanasan lari  tiga kali mengelilingi kolam pelatih renang ku adalah pak sam, ia merupakan mantan atlet olimpade renang aku mengikuti segala instruksi nya agar selamat dan berhasil.

Pertama kali yang aku lakukan ketika masuk ke kolam adalah pelemasan kaki. Dengan tangan memegang tepian koma renang, aktivitas ini termasuk untuk mencegah kram pada bagian perut kebawah. Memang sih merupakan kebiasanku untuk memntingkan kan keselamatan apalalgi berenagn merupakan salah satu olah raga berbahaya

Begitulah kehidupanku begitu menarik bukan. Sangat ceria penuh canda tawa pengalaman baru dan lain lain namun aku mulai merasakan kebosanan yang hebat, saat seluruh dunia rasanya akan berubah.rasanya perubahan dari dalam diri sangat kuat, spertinya aku tidak dapat memungkiri nya aku mulai berubah. Teman temanku juga berkata  begitu.tanggapan yang sama juga dilontarkan oleh guru ku

 

Hari semakin berganti aku mulai memaskui tahap remaja dimana kata orang merupakan masa paling seru dalam hidupnya.namun ada beberapa hal yang membuatku memiliki keraguan yaitu keinginan untuk bebas. Karena aku anak satu satunya dalam keluarga maka orang tuaku selalu mendorongku untuk belajar dan aku tidak mempermasalkahkan itu.ysng menjadi permasalahan adalah mereka melarangku untuk keluar rumah.

Sangkar

Di balik indahnya dinding

Berjajar lukisan

Luasnya rumah

Aku hidup didalamnya

Bagaikan penjara

Ya itulah isi perasaanku terkurung, murung namun orang tuaku memberikan fasilitas yang banyak kepadaku. Tak kurang buku-buku berjejer dirumah ku, kolam renang dan berbagai fasilitas lain

 

Aku terlahir dari keluarga berada. Ayah ku adalah seorang direktur di sebuah perusahaan keuangan dan ibuku ada seorang model papan atas, aku mewarisi kecerdasan dari ayah dan kecantikan dari ibuku.

Mereka jarang ada dirumah mereka sering kali pergi keluar kota bahkan negara sebagai tuntuntan pekerjaan mereka. Mereka mempekerjakan orang untuk membersihkan rumah dan memantau keadaan ku.

Lebih dari itu banyak ruangan kosong dirumahku, banyak alat alat olahraga tak pernah digunakan taman yang indah hanya pemanis

Aku mulai mencoba memepelajari internet, mencoba untuk mengunakan  media sosial. Awalnya aku ragu ragu untuk mencoba,perlahan lahan aku mulai mengenal banyak teman didunia maya, namum ada satu orang yang membuatku tertarik Alan namanya

 

Perkenalan

Aku tertarik denganmu

Aku terpesona dengan tingkah laku mu

Tersihir oleh tuturmu

 

Perkenalan kami tidak panjang di langsung meng accept sebagai teman langsung setelah aku menambah nya di daftar temanku. Di langsung menyapa ku, sering kali aku berchating denganya hingga larut malam, aku pun sering terlambat bangun dan datang kesekolah, namun tak apalah aku mendapat perhatian lebih dari nya

Di menceritakan kepadaku tentang dirinya, yang aku ingat di bertempat tinggal tidak jauh dari rumah nya sekitar 30 menit menunggangi kendaraan bermotor. Dia sering kali bermain main kerumahku. Dari fisik nya yang aku lihat di cukup tampan dan gagah dengan dada bidang dan rambut dipotong gaya kekinian, dia juga dari keluarga mampu sepertiku. Pertama tama aku mengngapnhya sebagai teman namun lama lama ada perasaan lebih dari dalam dada ini

Apakah ini cinta ?

Di dalam dada terasa rasa yang dalam

Jantung berdebar kencang

Tidur tidak nyenyak

Makan pun tidak bernafsu

Setiap detik, menit, jam, waktu

Wajahmu selalu terbayang dalam benakku

Alan sering kali membawa oleh oleh kerumahku,mengirimi hadiah kecil , sepertinya dia juga menganggapku lebih dari sekedar teman.tak jarang dia mengirimi pesan pendek berupa kata kata manis melalui media sosial. Beberapa kali ia menagajak ku jalan keluar ruamh namun aku menolak nya

Suatu saat ketika aku pulang sekolah ia menjemputku dengan mobil baru nya, betapa kerenya ia membawanya, aku pun menerima tawaranya, aku kira aku akan langsung diantar didepan rumah, ternyata tidak. aku diajak berkeling kota

Aku diajak ke sebuah mall kelas atas di Surabaya. Aku menikmati makan siang bersamnya tak dinyana ia menembak ku dengan sebuah boneka.

Keraguan

Aku mulai dirundung ragu

Ragu yang mendalam

Antara berhentau atau melangkah

Ya aku memilih untuk melangkah melanjutkan hubungan terlarang ini. Dia memang baik teman teman nya juga berkata begitu.suatu saat ia datang kepada ya kami bercakap cakap sebentar namanya juga anak muda senang berbincang, biasanya kami membicarakan obrolan ringan seperti pemilihan presiden, prestasi di sekolah. Review film terbaru dan beberapa kali mengulas buku buku baru

Kadang kala aku bermain dengan nya bersama bila kami jarang bertemu kami menggunakan bantuan aplikasi seperti vpanggilan video kami sangat terbantu dengan adanya teknologi aplikasi, menurutku orang yang mebuat aplikasi sangat membatu di dunia coba bayangkan betapa repotnya orang yang berada di negara berbeda untuk saling berhubungan atau dissat kita menunggu untuk waktu yang lama kita bisa mengeluarkan handphone dan bermain permainan online. Betapa menyenangkan nya

Oh ya ada bebrapa kejadian kurang mengenakan ketika aku mengunnakan handphone salah satu ketika aku sedang menunggu alan di taman, aku bermain handphone namun naas ada orang yang berusaha untuk menggambil telepon genggamku, aku pun dengan spontan memeprtahankannya dan berteriak dengan keras.untungya banyak irang yang bersimpata denganku mereka beramai ramai mengegejar pencuri handphone ku. Akhirnya handphoneku berhasil kembali dengan selamat aku tidak mengurus nasib kompolotan itu

Ada juga berita yang membuat isi hatiku teriris yaitu banyak nya terror bom atau serangan bunuh diri dengan mengatasnamakan agama. Aku pikir agama mana yang mengajarkan kekerasan kepada para pemeluknya, mungkin bayak orang yang slah menafsirkan isi kitab suci. Menggangap apa yang mereka lakukan sudah sesuai dengan kitab suci, namun coba kita liat dari sudut pansng yang lebih luas mereka telah merusak peradaban,menyebarkan terror dan membunuh orang yang tidak bersalah.

Yang namaya terror pasti berhubungan dengan kepetingan aku juga mendengar bahwa mereka bukan  melakukan terror dengan atribut mereka sendiri. Paham maksud saya?. Sebagai contoh saya melakukan serangangan ke plau Kalimantan dan mengaku bahwa saya berasal dari sumatera padahal saya adalah orang jawa. Dengan tujuan seperti itu digunakan untuk memcah belah banyak golongan. Memang sih ada segolongan manusia yang tidak ingin terjadi perdamaian mereka ingin perpecahan

 

Berkonflik memang merupakan ciri manusia coba kita inggat kembali masa kecil kita berapa kali kita berkonflik, apakah itu memang kemauan kita atau datang sendiri yang pasti banyak yang datang sendiri. Sekarang aku dalam masalah. Masalah yang cukup besar, alan mencoba memberikan kepada beberapa bungkusan. Didalam bungkusan tersbut ada semacam pil, aku tidak tahu secara detail apa pil tersbut yang jelas alan membrikan itu untuk dikonsumsi. Tanpa menaruh curiga aku mengkonsumsi pil tersbut

Awal nya yang aku rasakan adalah kebahagian yang memuncak aku mreasa seperti terbang beabs menembus langit, tapi tiba tiba aku merasakan mual yang sangat mendalam aku ingin muntah. Sitambah kepala ku menjadi berat sangat pusing sekali. Setelah kekakamr kecil aku langsung tertidur dilantai. Saat aku terbangun aku merasa ingin mengkonsumsi barang tersbut. Kuhunbungi alan secepatnya, ia mengatakan tidak bisa memberikan barang tersebut secara gratis. Aku harus mengedarkanya dalam jumlah besar dan wakutu yang cepat syarat nya agar bisa mendapatkna barang itu lagi.

Kuturuti kemaunya untuk mendapatkan barang tersebut. Orang tua ku tidak tau kalau aku menjadi bandara sekarang yang mereka tau aku sering menghabiskan unag dalam jumlah besar dan meminta uang aku seringkali berbohong kepdanya mengatakan akan membeli keperluan sekolah dang menikuti uang kegiatan. Mereka percaya saja kepada dan meberikan kepercayaan berlebih kepadaku.

Tiba tibak kedua orang tuaku sakit keras tanap diketahui penyakit yang jelas. Dengan cepatnya pula mereka menniglkan dunia ini aku cukup sedi hnamun ada yang membuatku bahagia yaitu aku mendapat harta warisan yang cukup besar bahakan lebih dari cukup untuk menghidupiku smapai besar.namun aku ingat janjiku pada alan untuk mengedarkan barangnya. Mulai besok nya kuputuskan untuk meningalkan sekolah dan berbagai kegiatan  ku hanya demi mendapatkan batrang dari Alan.tak ada rasa penyesalan di benakku saat itu tingkat kecanduan ku sudah sangat tinggal rasanya tidak ada satu malampun terlewatkan tanpau menyutika cairan ke tubuhku.

Dosis yang aku gunakan setiap hari selalu bertambah dan barang yang aku gunakan tidak lagi bisa dikatakan murah. Aku dengan banngga nya menghabiskan sebagioan besar uangku untuk membeli barang. Aku juga mendapat banyak teman baru dari lingkaranku saat ini. betapa bahagia nya aku.

 

Teman teman juga sering aku belikan barang aku diangat anak paling loyal terhadap temanku. Seringkali mereka menyanjung ku dan memujiku. Tapi ketika aku sedang beraksi di sebuah restoran terdengra suara sirine mobil polisi, mereka masuk dengan memecahkan kaca seluruh temanku langsung berlarian aku pun ikut berlari tanpa mempuddulikan barang bawaan ku.

Ketika itu langkah ku terhenti didepan ada sungai yang aliran nya cukup deras dan dalam sedangkan dibelakangku banyak kejaran polisi, dengan langkah nekat aku menceburkan diriku kedalam arus sungai. Yang aku rasakan saat itu hanya gelap nafasku sempat putus, kedinginan tak tahu arah. Aku berjalan tak tahu arah sampai lah aku diperkampungan warga tiba tiba aku terjadi di sebuah makam

Ada seseorang yang membangunkan aku. Dia amat sangat baik dimenjamu ku seperti anak sendiri dia memperkenanka aku untuk memangilnya MAMI.

Begitu kisah sedih ku. Cukup sedih bukan ?

Di Balik Rembulan

Tuhan ampuniku aku

Jauhkan aku dari sini

Aku telah bersalah

Maka amupuni aku

Tuhan yang memiliki malam

Jangan jadikan mala mini penuh kehancuran

No Champion Without Sacrifice

This is recount text, written in November 3 2015

In October until November there is one important event. Deteksi Junio basketball league (JRBL) this event in mainly basketball champion but the commite made new contest Battle Supporter. Whose school can bring a lot of supporter will win not only that. Choreographer and property is the one of the pointing view

I take a part in this event as class coordinator, my task is write who can come in DBL arena and takes pay of them. But accidentaly I get sickness in my duty I didn’t come to school for 5 days.

I have excited story that I choosen for bringing property for Scream dance team, I give free ticket and meal. Free transport and the other

I think all of my friendhas a good spirit to joining this event so I join that.

Before that there are some unsame vision between Coordinator supporter and school Comitte. I have independence mind so I choose all and decline all.

The ticket price is twenty rupiah for first battle but now only twelve thousand rupiah. Include mineral water and school transport

From that event I have new experience, friend and excitement, im very happy because that

Portofolio task

This is my english task when im in Senior high school. written in October 12 2016
Preface

 

Hello I want to tell some preface for you. First  I want to gift thanks to the only one God, my precious parent and my lovely friend. Because without all the support  I can not do this work

 

But I’m sorry if  I’m late to finish this task because I procastinate the assignment so please forget that.

Last But not least I didn’t have any word to tell you so let check it out my Works

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TABLE OF CONTENT

 

1.COVER

2.PREFACE

3.TABLE OF CONTENT

4.FICTIONAL DIALOGUE WITH MY FRIEND

5.DESCRITION ABOUT MY FRIEND

6.BENEFIT OF LEARNING ENGLISH

7.ATTACHMENT

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dialogue

In the classrooom

Hanif:  Abyan long time no see you

Abyan: Ohh Hanif I have Sam feel with you

HANIF: I First saw you in the middle school?

ABYAN : Yes, I and you have  same group in the scout…..but im only train for 3 times

HANIF : Hehe it doesn’t problem for you because the scout only had a train for only 4 times

Abyan : yes of course, I’m not the laziest one on the classroom

Hanif : Okay next topic what are you doing in here ?

Abyan : Are you kidding, we are in the classroom now, so we  want to study right now

Hanif : ohhh we want to get education for better future

Abyan: you are smart so I want to have friend like you

Hanif : ohh right now I have a great friend, before that  I want to ask you some question for qualification

Abyan : ok I am a question hunter

Hanif : Do you have a meal for three times a day

Abyan : yes  I want to have healthy lifestyle

Hanif : Do you like to listen  music ?

Abyan : of yeah I’m the biggest fans of Beethoven and Skrillex

Hanif : What type of sport do you like to play ?

Abyan : Soccer and badminton

Hanif :umm, I didn’t like soccer but I am play well badminton

Abyan : But it will be awesome, because you are good at martial arts and we will make great friendship

Hanif : ohh I think you can teach me how to develop my team work

Abyan : ok see you again in next time

Hanif : your welcome, ohh next afternoon do yo want to play Dota 2 with me

Abyan : of course yes…. Because im always play Dota every afternoon

Hanif : I will play using mirana, Do you

Abyan : I will play using puck because it has strong power to conquer your lane

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Description of my friend

I want to tell you about my friend. His name is Abyan Bari He likes to play dota, Dota  is the biggest online game in the world it is like the other strategy game. Okay I don’t like video game so lets pass. Now I want to tell you about physical characteristic of Abyan bari. He has short curly hair, wears glasses everytime. He is a motivator for me. He likes to listen music with his headset piece. He is a diligent student

Now I want to tell the personal character of Abyan Bari he is funny and smart person, very polite and care to each other. I’m very grateful because meet nice person like his

He brings phone every day at school but he does not do for illegal action, he makes a wise action for all his things.

He can tell anything about Dota because he want to be a professional game player. And I hope it so

 

Okay its enough to describe my friend abyan bari

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

benefit of learning English

why I am study  English?. because I want to develop my self  for better human, and my parent will proud of me if I’m competent in many languages. And nowadays a lot of books are written in English so if we want to get much knowledges we must mastery in the English

And a lot of technologies now using English languages. And English are the base to learn foreign language and my next wishes I’m good at Arabic language

Ok it is not along word to tell the benefit of English last study English is important

 

 

 

 

 

 

 

Perapian dan Sayembara Putri

 

Tulisan ini merupakan hasil karya saya saat SMP, Ditulis pada 12 Agustus 2015

Pada suatu ketika, di Kerajaan Baltsaros, hiduplah seorang pemuda bernama Stefan. Ia hidup bersama kedua kakaknya. Stefan dikenal sebagai pemuda yang dungu karena selalu mengambil barang bekas yang ia temui di jalan.

Suatu hari, Putri Ashanty, Putri Kerajaan Baltasaros mengadakan sayembara untuk rakyat. Siapapun yang dapat mengalahkannya dalam hal berbicara dapat menikahi Putri Ashanty. Hal itu membuat rakyat tergetar karena Putri Ashanty sangat fasih dalam hal berbicara.

Namun, banyak rakyat yang mengikuti sayembara itu, tak terkecuali Stefan dan kakak-kakaknya. Mereka mengatakan, “Mana mau seorang putri mempunyai suami pemulung macam kau?”, tetapi Stefan diam saja.

Tiba-tiba di jalan, Stefan melihat sebuah bangkai burung dan memungutnya.

“Bodoh! Untuk apa kau mengambil binatang menjijikan itu?”, tanya kakak pertama.

“Siapa tahu penting!” jawab Stefan.

Di dekat istana, dia juga mengambil botol bekas minuman keras serta tali.

“Lagi-lagi barang tak berguuna!” sahut kakak keduanya.

“Tak penting bagimu, buatku ini penting” jawab Stefan.

Banyak dari pelamar putri yang menyerah karena sulit membalas perkataan putri Ashanty. Kini giliran kakak pertama Stefan.

Putri Ashanty duduk didekat perapian yang panas membara

“Aduh, panas sekali disini” celetuk kakak pertama, “iya tapi panas ini tak lebih panas dari hatiku” kakanya tak dapat menjawab, sehingga ia gagal. Hal yang sama pun terjadi pada kakak kedua

Kini giliran Stefan. Ia duduk berseberangan dengan putri Ashanty

“Ampun ! panas sekali perapian ini!” celetuknya “iya panas” jawab putri “tetapi tak sepanas hatiku!”

“Oh,ya ?” balas Stefan sambal mengeluarkan bangkai burung “Kalau begitu saya bisa memanggang burung ini”

“Oh,tidak ! nanti lemaknya cair dan mengotori lantai” balas putri

“tenang ! saya tamping di botol ini dan kalau memuai dan pecah, saya ikat dengan tali”

Putri Ashanty diam dan kehabisan kata – kata, Akhirnya Stefan dapat mempersunting  putri Ashanty , ketika Stefan menjadi raja ia memperintahkan dengan adil dan bijaksana

Kita harus memperhatikan hal – hal kecil disekitar kita, kita tak boleh meremehkan hal seperti itu karena suatu saat, hal itu akan berguna untuk kita.

SEPATU

Tulisan ini merupakan laporan hasil observasi yang dibuat pada 27 September 2016 dalam rangka tugas bahasa indonesia

Sepatu adalah alat yang digunakan pada kaki untuk melindungi kaki saat berjalan. Ada berbagai jenis sepatu, sepatu gunung, sepatu sepak bola, sepatu wedges, sepatu fantofel dan lain-lain. Banyak nya jenis sepatu di pengaruhi oleh situasi dan kondisi pengguna. Seperti pada lapangan rumput sepatu sepak bola menggunakan pull untuk menambah cengkraman atau sepatu ski yang menggunakan alas pisau untuk mengurangi gesekan pada saat meluncur di es

Umumnya cara memakai sepatu tidak rumit hanya memasukan kaki kedalam sepatu dan mengikatkan tali nya hingga ukuran sesuai dengan kaki, namun ada beberapa jenis sepatu yang butuh pemakaian khusus seperti sepatu ballet yang harus dipukul dulu sebelum dipakai.

Teknologi pada sepatu juga berkembang contoh nya pada sepatu lari yang biasanya digunakan para atlet. Semakin lama berat sepatu semakin ringan dam mantap untuk dipakai yang berarti meningkatkan performan atlit. Selain itu desain sepatu olahraga juga semakin beragam

Harga yang ditawarkan juga beragam dari yang kelas bawah hingga kelas atas bernilai milyaran rupiah tergantung dari formula pemasaran yang digunakan.juga dipengaruhi oleh jenis sepatu sebagai contoh sepatu yang digunakan astronot pasti lebih mahal daripada ayang digunakan oleh siswa SMA kesekolah.

Adapula penmggunan sepatu juga dipengaruhi oleh budaya sebagai contoh di jepang banyak yang menggunakan sepatu dari kayu seperti yang digunakan oleh  jiraiya dalam komik Naruto. Seperti yang digunakan di berbagai langgar atau musala dengan tujuan agar lebih awet apabila terkenana air yang digunakan  oleh berwudu

Perbedaan juga terjaid apabila sepatu tersebut ditujukan untuk laki-laki ataupun untuk perempuan, biasanya sepatu perempuan lebih tinggi daripada laki- laki namun sepatu laki – laki berbentuk lebih tegas

Manfaat mengunakan sepatu adalah melindungi kaki dari barang barang berbahaya dijalan, mengutangi beban pada tungkai hingga lutut, sebagai bahan fashion, sebagai penanda. Dan berbagai manfaat lainya

 

Perlukah aku memutar waktu untuk menemuimu ?

Tulisan ini merupakan teks tanggapan kritis yang ditulis pada 2 Januari 2016

Kadang kali pernahkah kita merasa bosan untuk belajar ?. Tidak hanya itu, pernahkah kita merasa malas untuk datang kesekolah ?. Mungkin karena tidak senang dengan pelajaranya, dengan teman – temanya bahkan merasa tidak mau bertemu dengan gurunya. Guru memang manusia jadi mungkin kadangkala tidak connect dengan Audien. Hingga timbulah rasa bosan pada siswa.

Coba kita evaluasi, guru mungkin cita- cita mereka tapi ada beberapa orang yang tidak bisa mengajar dengan baik. Tapi sebenci-benci nya kita pada guru juga pasti ada rindunya. Kalau kita membenci guru kita secara tidak langsung akan menurunkan prestasi belajar kita. Apakah kita mau hanya karena kita membenci seseorang nilai kita bisa hancur bahkan hidup kita bisa berantakan.

Ambil sudut pandang sebagai guru. Mengajar adalah Core Activity sehingga pasti akan dikerjakan dengan sepenuh hati. Mereka juga mengajar sebagai bentuk pengabdian terhadap masyarakat. Mereka mengajar untuk hidup. Mereka  memberi makan keluarga dengan keringat hasil mengajar mereka.

Bangsa bisa menjadi besar karena pendidikan nya. Pendidikan disalurkan melalui pengajaran. Tokoh yang melakukan pengajaran adalah guru. Jadi guru adalah pembangun bangsa

Tentunya menjadi guru bukan pekerjaan yang tanpa resiko. Guru dituntut inovatif dan kreatif, agar tidak termakan oleh jaman. Setiap orang sukses pasti ada Gurunya sekecil apapun

Guru, jasamu sangat besar kami tidak bisa menjadi besar tanpa ada yang membimbing kami. Waktu mu mengajarku saat ini adalah waktu yang berharga kelakpun aku tidak mau harus memiliki “ penebus dosa” atas kedurhakaanku kepadamu. Ada kata- kata bijak “ Ilmu menjadi tidak berharga bila kehilangan kemesraan dengan Guru”. Wallahu Allam Bishowab

Ketinggian : Antara Cita-cita dan keinginan

Tulisan ini merupakan hasil dari tugas bahasa indonesia saat SMP, ditulis 1 Oktober 2015

Orientasi

Perkembangan disertai perubahan positif menuju lebih baik oleh lembaga pendidikan SMPN 1 surabaya merupakan program yang dicanangkan oleh kepala SMPN 1 Surabaya. Tak hanya dalam peningkatan kualitas guru dan lulusan namun juga sarana dan prasarana. Salah satunya adalah pembangunan fasilitas panjat tebing. Panjat tebing terletak di bekas parkiran mobil sekolah. Jika tidak salah pembangunan panjat tebing bekerjasama dengan sekolah lain.

Banyak sekali langkah – langkah cerdas yang dijalankan oleh kepala sekolah, sehingga menghasilkan suatu prestasi dan kebanggan tersendiri. Lingkungan yang asri dan sistem administrative yang teratur semakin meyakinkan bahwasanya SMPN 1 Surabaya merupakan tempat yang layak dan tergolong baik untuk belajar serta menggali potensi, Tak susah pula untuk mencari literatur karena adanya perpustakaan yang terintegrasi dengan teknologi.

Kebutuhan siswapun dilayani baik oleh pihak sekolah dengan contoh adanya OSIS untuk siswa yang gemar dan ingin berorganisasi, Spartans atau kelompok supporter untuk siswa yang senang dengan Eforia dan keriuhan stadion serta senang berkompetisi, Ekstrakurikuler yang cukup untuk menunjang berbagai potensi dan bakat siswa.

Namun Akhir- akhir ini dibangun sebuah sarana yang menurut siswa sangat menantang dan baru yaitu dinding panjat tebing. Dengan ketinggian lebih dari 10 Meter memiliki pesona tersendiri untuk ditaklukkan. Meskipun simulasi dari tebinng yang ada di alam tak ada salah nya untuk mencoba kegiatan yang menyenangkan ini.

Insiden

Sebagai salah satu siswa yang dituntut berprestasi tinggi dan sedang duduk di tahun terkakhir mengenyam pendidikan menengah, Maulana Hanif .15 merasa tertantang untuk mencoba menaklukkan puncak tertinggi, di sela kesibukannya ia berusaha untuk melatih kekuatan fisik dan mental nya setiap hari.

Ada berbagai Pertimbangan yang perlu dipikirkan secara mendetail seperti keselamatan, karena berhubungan dengan ketinggia. Kesehatan, karena berhubungan dengan penggunaan stamina yang cukup besar. Waktu, karena selain sebagai sarana olahraga siswa juga harus belajar keras untuk dapat menuju kesekolah lanjutan yang diingkan. Alasan komunitas atau lingkungan juga perlu sebagai alasan pertimbangan

Tidak enak rasanya jika tidak mengetahui tentang olah raga panjat tebing.

Di Indonesia olahraga ini diatur oleh FPTI (federasi Panjat Tebing Indonesia). Dan di istilah asing adalah rock climbing. Olahraga ini dititikberatkan pada kecepatan dan kekuatan. Dengan penilaian mencapai puncak tertinggi dengan catatan waktu terpendek.

 

Sir Edmund Hillari dan tenzing sherpay merupakan salah satu pendaki gunung yang hebat dan pantas untuk dicontoh atas keberanianya

Penegasan Ulang

Panjat tebing merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan dan mengasikan namun pesertanya tidak boleh lupa untuk belajar dan tetap memprioritaskan Cita-cita yang mulia

 

 

 

Jogja Istimewa

 

Oleh : Maulana Hanif Ibrahim XII 2/15

Ini merupakan kisah masa kecilku saat aku tinggal di kota Jogjakarta tepatnya di daerah Godean dekat kampus negeri di Jogja. Saat itu usiaku belum menginjak SD jadi sekitar itu usiaku 3-5. Aku sangat senang karena bisa merasakan suasana pedesaan, biasanya setiap sore aku sering bermain diluar rumah seperti main sepak bola, melihat peternakan sapi dan berenang di sungai desa.

Saya tinggal di Jogja karena ikut ibu saya mengambil magister psikologi di UGM. Meskipun ayah saya tinggal di Surabaya tapi hampir setiap minggu berkunjung kerumah kami. Saat itu kami tinggal di rumah kontrakan kecil yang konon katanya berhantu, saya sendiri pernah merasakan kejadian menyeramkan tersebut, tapi tidak saya bahas disini.

Makanan favorit saya adalah nasi kucing yang dijual di depan gang, karena ukuran nasi yang dibungkus kecil dan ayam yang dibakar dengan bumbu khas, saya juga seri melihat atraksi bermain sepak bola namun ini bukan sepak bola biasa karena bolanya dibakar terlebih dahulu sehingga masih menyalakan api saat dimainkan.

Saat masa kecil katanya orang-orang aku merupakan anak yang istimewa seperti slogan Jogja, Jogja Istimewa. Karena saat itu tingkahku sangat banyak dan sering melontarkan ide-ide unik. Bahkan guru TK ku ingin mengadopsiku sebagai anaknya.

Selain itu sejak di Jogja aku dilatih mandiri karena ibuku sering pergi berkuliah seperti mengambil makanan sendiri, membersihkan rumah hingga tidur sendiri. ada pengasuh yang menemaniku, tetapi aku tetap dilatih mandiri. Namun waktu terus berjalan tak terasa ibuku berhasil menyelesaikan kuliahnya dan mendapat predikat sebagai Summa Cumlaude atau lulusan terbaik dan kembali ke Surabaya guna melanjutkan dinas di fakultas psikologi Universitas Airlangga, namun kenangan dijogja akan selalu dihati.

Salam Hangat,

Hanif Ibrahim

Surabaya, 17 September 2018

Indonesia dalam Ancaman

Tulisan ini merupakan tugas bahasa indonesia dengan topik materi teks editorial
ditulis pada 25 Oktober 2018

 

Selain masalah ekonomi dengan melemahnya mata uang rupiah, bencana alam berupa gempa bumi dan tsunami yang tidak hentinya habis-habis dan tingkat kriminalitas yang tinggi kita juga mendapat serangan dari penyakit baru.

Saat ini kita sedang menghadapi ancaman dari LGBT ( Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender ) sungguh memprihatinkan ditengah budaya indonesi yang menjunjung tinggi adab dan etika. Padahal dengan semakin tua nya usia bangsa ini kita harusnya bisa menjadi bangsa yang menjadikan wahyu tuhan sebagai penunjuk arah. Bukan menjadikan wahyu sebagai bahan bercandaan apalagi mengacuhkanya.

Sudah jelas dalam al-quran disebutkan bahwa homoseks merupakan perbuatan dosa besar yang dilarang oleh Allah. Mereka diceritakan sebagai kaum nabi luth, Sodom yang diazab dengan jatuhnya sambaran kilat dan gempa bumi yang menakutkan hingga mampu merebut nyawa manusia.

Nah, menurut data dari dinas kesehatan kota bogor ada satu kampung yang 70% penduduk kampungnya terjangkit penyakit homoseks, selain itu ada 39 titik yang terduga merupakan tempat berkumpulnya pelaku LGBT

Merindingnya lagi perbuatan perzinaan hanya dibatasi oleh undang-undang untuk orang yang sudah menikah tetapi tidak dibatasi pada janda, anak-anak dan orang yang belum menikah.  Sehingga tidak ada pasal yang bisa menjerat pelaku seks meyimpang.

Menurut Prof Euis Sunarti, salah seorang aktivis keluarga menyatakan maraknya budaya ini karena banyak sekali pintu masuk yang tidak dapat diantisipasi. Misalnya lengahnya para orang tua dalam menjaga anaknya dan perilaku “berbagi kamar” yang cenderung tidak sehat

Apakah kita  hanya diam saja ketika kemungkaran merebak diantara kita ?, ataukah kita harus bertindak untuk mencegah adanya kerusakan diantara kita? Itu tergentung pilihan kita, toh pada akhirnya di hari akhir kita harus mempertanggungjawabkan perbuatan kita.

 

Hanif Ibrahim

Pemred Suara Kebenaran

Duka di Perbatasan

tulisan ini merupakan tugas bahasa indonesia saat saya SMA, Ditulis 17 September 2018

Ini adalah kisahku seorang pemuda Indonesia yang ditugaskan untuk berjaga di perbatasan daerah konflik yaitu perbatasan Indonesia paling timur yaitu Timor-timur, dan ini kisah masa kecilku. Saat itu aku terlahir ke dunia di lahirkan dari dua orang manusia ayahku merupakan orang dari suku jawa, Indonesia sedangkan ibuku merupakan orang timur asli, sehingga warna kulitnya hitam manis. Mereka berdua merupakan tentara yang yang ditugaskan oleh negara masing masing untuk berjaga diperbatasan. Mereka awalnya saling tidak mengenal hingga pada suatu saat ada misi penyelamatan sandera di wilayah timor oleh ayahku, ibuku langsung jatuh hati pada pandangan pertama sehingga ia diam-diam sering menyamar untuk masuk ke wilayah Indonesia sebagai warga biasa. Hanya untuk melihat ayahku. Namanya slamet susilo pangkatnya tidak tinggi hanya sampai letnan satu. Sehari hari ia bekerja di divisi perawatan alat berat. Sedangkan ibuku hanya prajurit rekrutan yang tidak memiliki pangkat structural di kesatuan manapun. Maklum karena Timor Timur tidak memiliki devisa yang melimpah, sehingga kesulitan untuk membiayai pasukanya

Pernikahan itu berlangsung secara sembunyi-sembunyi karena pengantin merupakan warga dari negara yang sedang dalam konflik bersenjata, memang tidak dicatatkan pada kantor catatan sipil namun sah menurut agama karena dihadapkan pada penghulu dan mendatangkan saksi berupa teman terdekat yang mampu menjaga rahasia masing-masing. Memang seperti pasangan pada umumnya mereka merasakan kebahagiaan yang sangat karena bisa memadu kasih antara satu dengan yang lainya. Memang meraka jarang sekali bertemu mungkin kira-kira seminggu sekali diakhir pekan saat ayahku mendapat jatah pesiar dari komandannya.

Kadang-kadang mereka juga sering berlatih bersama, karena tuntunan pekerjaan yang mengedepakankan pada fisik yang prima, kadang mereka sama-sama berlatih Push-up, kadang mereka sama sama berburu bahkan kadang hanya berkuda di hutan rimba. Akhirnya mereka bisa disebut prajurit-prajurit yang tangguh.

Dan kebahagiaan mereka bertambah karena ibuku. Da leone. Hamil anak pertama yaitu aku. Ibuku dan ayahku memilih memberikan nama leo santoso. Dari gabungan nama ibu dan ayahku. Leo dari kata leon, yang berarti harimau agar harpanya aku bisa tumbuh dengan kekuatanan dan kecepatan layaknya harimau yang mencari mangsa. Sedangkan santoso dari nama lengkap ayahku slamet santoso. Dalam bahasa jawa santoso berarti sentosa, mirip dengan bahasa indonisa yang berarti selalu dalam keadan damai, makmur dan bahagia. Sejak aku kecil aku sudah di ajari strategi peperangan, cara bertahan hidup di hutan dan cara berburu binatang liar

Aku ingat dengan jelas saat itu mereka berdua sangat menyayangiku dan berharap besar agar aku bisa lebih sukses daripada mereka. Namun di usia ku ke enam tahun ketakutan terbesar oleh orang tuaku terwujud karena konflik semakin menjadi dan ayahku di tugaskan untuk berdinas di tempat lain oleh pak komandan daerah. Dan perpisahan itu tak terelakan lagi. Mereka hanya bisa berdoa kepada tuhan agar masing-masing selalu diberi keselematan. Mereka berunding tentang hak asuhku. Apakah akan dibawa oleh ibuku atau ayahku. Namun akhirnya diputuskan aku dirawat oleh ayahku karena indonesia dianggap memiliki prospek kehidupan yang lebih cerah daripada Timor Timur. Sebelum berpisah ibuku berpesan untuk menjagaku dengan baik kepada ayahku karena mungkin ini adalah pertemuan terakhir bagi mereka mengingat kondisi yang semakin kacau. Sebagai tanda mata mereka membuat sebuah kalung yang diberi tulisan S&L. yang berarti singkatan dari slamet dan leon. Uniknya kalung ini bisa dipisah menjadi dua bagian. Bagian bertuliskan L dibawah oleh ayahku dan bagian lainya yang bertuliskan S dibawa oleh ibuku.

Ternyata ayahku dipindah ke daerah sumatera karena mendapat kenaikan pangkat dan perpindahan rotasi. Dia dipindah ke sumatera utara, tepatnya kota padang. Dan menduduki jabatan di bidang perawat kepala kendaraan taktis. Karena ayahku tidak memiliki tanggungan lain di rumah selain aku, maka ia bisa berkonsentrasi di pekerjaannya. Karena cita-citanya sebgai prajurit komando tidak tercapai ia berharap aku bisa melanjutkan mimpinya, sejak sekolah dasar aku didaftarkan pada SD kartika jaya. SD dibawah naungan angkatan darat sehingga aku sudah dilatih untuk hidup tangguh dan keras. Dan aku sangat gembira saat hari kelulusanku karena aku mendapat peringkat terbaik dan berhak untuk masuk tanpa tes ke SMP Setia perkasa. Aku kembali meraih predikat sebagai lulusan nomor satu. Dan berhak masuk ke SMA Taruna Jaya. Meskipun letak sekolah tersbut berada di pulau jawa ayahku merelakan kepergianku demi keberhasilan studi.

Saat aku SMA aku termasuk anak yang aktif. selain berprestasi di kelas, aku juga aktif di OSIS dan terpilih sebagai ketua, akhirnya aku memilik banyak teman dan jaringan. Aku juga aktif di ekstrakurikuler beladiri tepatnya karate, olahraga dari jepang. Dan saat kelas 2 SMA aku berhasil mendapat sabuk hitam karena aku sudah ikut karate sejak SD.  Dan masa yang paling ku ingat adalah sehari sebelum pengumuman kelulusan aku mendapat telegram dari ayahku mengabarkan bahwa ibuku tewas dibunuh oleh rekannya sendiri yang sedang dalam pengaruh obat keras. Sontak diriku sangat kaget karena tidak pernah mendapat kabar apapun, tapi sekalinya mendapat kabar tiba-tiba ia telah tiada. Aku sangat sedih. Esoknya saat pengumuman aku kembali dikejutkan karena aku lagi-lagi mendapat predikat siwa terbaik dan meraih bintang penghargaan medali bintang Jaya swasa.

Karena sederet prestasi yang aku miliki maka aku dengan percaya diri mendaftar sebagai calon perwira di akademi militer. Dan tentu saja aku diterima dan lulus dengan baik. Aku pada awalnya ditempatkan di madura sebagai perwira menengah di pulau madura khususnya dari ancaman laut. Karena kinerjaku yang baik aku dinaikan pangkat sebgai mayor dan harus menumpas milisi di Timor Timur. Target utamaku adalah penumpasan Silva komandan pemberontak yang konon katanya sangat sadis dan gemar membunuh tawanananya. Ini merupakan tantangan yaang berat.

Aku sebelumnya sudah mencari data menganai target operasiku. Dia memiliki julukan si bayangan karena ia sering kali beraksi dalam gelap dan secara tiba-tiba menangkap tawanan. Tidak jelas siapa jati diri aslinya karena asal-usulnya tidak jelas.

Rencanya batalyon kami akan langsung mengadakan penyergapan pada dini hari ketika masih banyak orang yang tertidur. Sehingga pada penangkapan kali ini akan meminimalkan kontak senjata sehingga mengurangi korban terluka baik dari pihak kami maupun pihan silva.

Malam ini aku sudah berkoordinasi dengan seluruh komandan peleton, aku membagi menjadi 3 tim, tim yang pertama pada penyelamatan korban, tim yang kedua untuk mengamankan lokasi dan yang ketiga untuk menyerbu markas. Saya sendiri yang memimpin operasi ini karena sudah muak dengan kelakuan silva.

Saat nya penyergapan telah tiba, anak buah ku melaporkan bahwa markas telah aman dan aku bisa masuk untuk menyergap. Awal kali saya masuk saya sedikit heran dengan markasi ini karena ruanganya sangat bersih dan rapi berbeda dengan markas yang saya tumpas pada operasi sebelumnya. Kebanyakan markas tersebut kotor dan tak terawat. Juga menurut tim yang menyelamatkan tawanan. Tidak ada tawanana yang terlihat lusuh mereka terawat dengan baik.

Tapi saya tidak mau percaya pada kondisi ini, menggangap ini hanyalah jebakan dan tipuan semata, saya masih tetap yakin bahwa masih ada penjahat bengis di dalam markas ini. Di depan pintu yang akan kugebrak aku sudah berdoa sambil memakai kalung pemberian ayahku berupa kalung dengan tulisan L. setelah pintu kudobrak terdengar alarm berbunyi dengan keras.

Tapi tak ada pasukan yang berjaga didepan. Namun kudengar ada senjata yang sedang dipersiapkan di ruangan bawah tanah. Aku langsung berlari menuju ruang bawah tanah kemabli ku dobrak pintu kayu. Dan ada orang yang memakai topeng berwarna putih. Dari ciri-cirinya aku yakin dia adalah silva. Aku sudah menyiapkan sangkur yang kugosok sehari sebelumnya dan sepucuk pistol yang sudah kuisi amunisi penuh. Namun tiba tiba ada timah panas yang datang duluan menuju tubuhku kulihat anak buah silva tiba-tiba datang dari belakang dan langsung menembakku.. dor, ternyata tembakan itu tidak mengenaiku tapi anak buahku yang lansung meloncat kedepan ku sebagai tameng hidup. Ia langsung mati di hadapanku. kemarahanku pada puncaknya. Mau kutembak dia tapi silva sepertinya mau mengajaku berdialog tapi aku tak peduli kuterjam saja dada silva namun ternyata aku kurang konsentrasi. Sehingga meleset hingga keperut nya. Ia langsung jatuh terkapar.

Namun aku tak perlu menunggu lama kukeluarkan pistol untuk membunuh anak buahnya yang tadi menembak ajudanku. Kali ini tembakanku tepat. Badanku terkena cipratan darahnya karena peluru yang kutembak menembus dadanya. Namun tiba-tiba badanku lemas karena ternyata ia sempat melempar pisau ke badanku. Aku merasa pusing dan berputar-putar, darahku mengalir banyak. Aku terjatuh di sebelah silva. Sebelum aku menutup mataaku sempat melihat kalung seperti yang kupakai namun bertuliskan huruf S. seperti yang dimiliki oleh ibuku, namun belum sempat aku melihat lebih jelas aku jatuh pingsan lebih dulu.

Ketika terbangun kulihat aku dirawat di rumah sakit, badanku penuh perban. Aku juga merasa kesulitan untuk mengenggam  tanganku sendiri, kulihat di sampingku ada orang yang sangat mirip denganku hanya usianya lebih muda. Kurang lebih tujuh tahunan. Dan di lehernya masih kulihat kalung yang sama dengan yang bisa dipakai silva. Ia tersenyum melihatku.

Kami sempat berbincang sebentar dan kuketahui bahwa ia adalah adiku. Jadi sebelum ayah dan ibuku berpisah ibu sedang mengandung, sehingga ketika ditinggal ayah ia melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama silva. Dan sebelum ibu meninggal ia mewariskan kalung bertuliskan S kepada silva.

Akhirnya kami bermaaf-maafan dan ia bukanlah orang jahat seperti yang kupikirkan ia malah suka merawat anak-anak yang dieksploitasi oleh para tentara. Meskipun ia berkewargaan Timor Timur tapi ia juga peduli terhadap anak-anak Indonesia. Ia memang sering membunuh tawananya tapi berupa tentara yang tidak memiliki moral kepada anak-anak

Dari kejadian berharga ini kupelajari bahwa tidak ada gunanya untuk memegang dendam kepada sesama dan bertindak secara impulsif. Setelah aku bertemu dengan adikku aku memutuskan untuk pensiun dini dari militer untuk membangun kehidupan baru bersama silva adikku yang telah lama hilang, dan membeli sebuah pertanian yang luas di pinggir pulau sumatra.